5 Fakta Unik yang Hanya Dapat Ditemukan pada Perayaan Russefeiring

Layaknya Indonesia, Norwegia pun memiliki perayaan khusus kelulusan bagi para siswanya. Perayaan tersebut dinamakan Russefeiring dimana para siswa mengenakan atribut semacam topi dengan warna tertentu sebagai tanda bahwa mereka telah menyelesaikan studinya setingkat sekolah menengah atas.

Russefeiring merupakan sebuah momen kelulusan yang telah diperingati sejak tahun 1905 yang menjadi momen wajib tahunan bagi para siswa di Norwegia. Acara ini digelar pada akhir bulan Mei di setiap tahunnya dengan sederet acara dan berbagai aktivitas yang menjadi ciri khas acara ini. Lalu, apa saja yang menjadi ciri khas atau fakta sepanjang perayaan Russefeiring? Berikut adalah penjelasannya.

1. Perayaan Russ Identik dengan Sebuah Topi.
Perayaan Ressefeiring terinspirasi dari para siswa Jerman yang mengunjungi Norwegia kala itu dengan mengenakan topi merah sebagai tanda kelulusan mereka. Pada awalnya topi tersebut hadir dengan warna merah yang hanya dapat dipakai oleh siswa laki-laki. Namun, pada tahun 1916 topi tersebut sudah mulai diperkenankan dipakai oleh siswa perempuan dengan warna biru.

2. Terinspirasi dari Kebudayaan Kelulusan di Jerman pada tahun 1904.
Budaya ini merupakan warisan budaya Jerman untuk merayakan kelulusan para siswa yang dilambangkan dengan sebuah topi bewarna merah. Topi tersebut akhirnya didesain dalam banyak warna sebagai pembagian jurusan para siswa.

3. Perayaan ini Hanya untuk Peserta yang Sudah Berusia 18+.
Russefeiring tidak diberlakukan bagi siswa yang masih berumur di bawah 18 tahun dikarenakan kehadiran alkohol yang turut andil demi kemeriahan pesta ini.

4. Patokan Kelulusan Siswa adalah Russefeiring itu Sendiri.
Sebagian siswa sekolah menengah atas di Norwegia lebih mementingkan perayaan Russefeiring dibandingkan pencapaian pelaksanaan ujian mereka. Sehingga pada akhirnya nilai merekalah yang menjadi ancamannya.

5. Terdapat Warna-warna yang Menjadi Sekat antarpeserta.
Sekat di sini maksudnya adalah pengelompokkan siswa berdasarkan jurusannya. Berbagai warna diberlakukan dalam seragam dan topi yang dikenakan para siswa, seperti warna merah (rødruss) yang dikenakan oleh siswa jurusan umum, biru (blåruss) bagi siswa ekonomi dan administrasi, hitam (svartruss) bagi siswa kejuruan, dan putih (hvitruss) bagi siswa kesehatan atau atletik.

Itulah 5 fakta unik mengenai Russfeiring yang merupakan hari graduation party di Norwegia. Kira-kira apakah perayaan seperti ini cocok diberlakukan di Indonesia?